Wahai muslimin apakah kita akan menggunakan cara batil Walisongo dalam pengajaran agama kurang ngeblak atau piwulang ingkang mboten ngeblak (cara memberikan pengajaran agama yang tidak tuntas dan tidak tegas) sehingga muncul "Islam gado-gado" ?... Sehingga cara sesat lagi batil nya Walisongo ini muncul kebatilan bahkan kebatilan sampai ke kufur an akan bercampur dengan Al-Haq terutama di zaman setelah mereka semua Walisongo mati sehingga kita yang memakai cara pengajaran agama kurang ngeblak muncul lah Al-Haq (kebenaran) + Suffiyah + Wihdatul Wujud + Al-Koumiyyah + Asy'ariyyah + Kufur Akbar Al-Koumiyyah/Nasionalisme Bhineka tunggal Ika + Hukum Thoghut Pancasila + Hukum Thoghut PBB + Kufur Akbar Komunisme Sosialisme + Freemasonary + Kufur Akbar Pluralisme + Kufur Akbar Sekulerisme + Kufur Akbar Liberalisme + segala kebatilan lainnya
Dan tidak heran kalau ada Pesantren dan pondok yang seharusnya berisi Islam Al-Haq murni jadilah dicampur dengan Al-Batil
Di sisi lain perang Bahasa Arob Fusha dengan Bahasa Ajam wajib di menangkan oleh bahasa Arob dan wajib bahasa Ajam kalah karena bahasa Ajam adalah tembok penghalang manusia bisa memahami isi Kalamullah Al-Qur'an yang diturunkan kepada Rosulullah ﷺ yang berbahasa Arob